Senin, 02 April 2018

MANAGEMENT FUNCTIONS IN LABORATORIUM


FUNGSI MANAJEMEN LABORATORIUM

A.    Pengertian
Laboratorium adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali (Anonim, 2007). Sementara menurut Emha (2002), laboratorium diartikan sebagai suatu tempat untuk mengadakan percobaan, penyelidikan, dan sebagainya yang berhubungan dengan ilmu fisika, kimia, dan biologi atau bidang ilmu lain.
Laboratorium adalah tempat riset ilmiah, eksperimen, pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan-kegiatan tersebut secara terkendali (Anonim, 2007). Sementara menurut Emha (2002), laboratorium diartikan sebagai suatu tempat untuk mengadakan percobaan, penyelidikan, dan sebagainya yang berhubungan dengan ilmu fisika, kimia, dan biologi atau bidang ilmu lain.

B.     Fungsi Manajemen laboratorium
Fungsi manajemen adalah sebagai rangkaian kegiatan wajar yang telah ditetapkan dan memiliki hubungan saling ketergantungan antara satu dengan yang lain. fungsi manajemen, yaitu : Planning (perencanaan), Organizing (pengorganisasian), dan Controlling (pengawasan).
      1.   Perencanaan (planning)
Dalam setiap perencanaan selalu terdapat tiga kegiatan yang satu sama lain saling berhubungan. Ketiga kegiatan tersebut, yaitu : (1) perumusan tujuan yang ingin dicapai, (2) pemilihan program untuk mencapai tujuan, dan (3) identifikasi dan pengerahan sumber daya yang tersedia. Perencanaan dapat pula dianggap suatu seri dari langkah-langkah atau tahapan yang dapat diikuti secara sistematis.
Perencanaan laboratorium IPA meliputi perencanaan dan pemeliharaan alat-alat dan bahan-bahan serta sarana / prasarana, perencanaan kegiatan yang akan dilaksana-kan, serta rencana pengembangan lab. Beberapa hal yang perlu direncanakan dalam manajemen laboratorium adalah :
a. Pengadministrasian Alat-alat dan Bahan-bahan Laboratorium
                        Tujuan pengadministrasian alat-alat dan bahan-bahan lab ini adalah agar dapat dengan mudah diketahui : (1) jenis alat atau bahan yang ada, (2) jumlah masing-masing alat dan bahan, (3) jumlah pembelian atau tambahan, dan (4) jumlah yang pecah, hilang, atau habis.
Untuk keperluan pencatatan alat dan bahan lab ini diperlukan format atau buku perangkat administrasi yang meliputi
·      Buku inventaris alat dan bahan
·      Kartu stok
·      Label
·      Kartu / formulir permintaan / peminjaman alat / bahan
·      Buku catatan harian
·      Kartu alat / bahan yang rusak
·      Kartu reparasi
·      Daftar alat / bahan yang sesuai dengan LKS
·      Jadwal kegiatan laboratorium
·      Program semester kegiatan laboratori
    b. Pengadaan Alat / Bahan Laboratorium
            Untuk melengkapi atau mengganti alat / bahan yang rusak, hilang, atau habis dipakai diperlukan pengadaan. Sebelum pengusulan pengadaan alat / bahan, maka perlu: (1) percobaan apa yang akan dilakukan, (2) alat / bahan apa yang akan dibeli (dengan spesifikasi jelas), (3) ada tidaknya dana / anggaran, (4) prosedur pembelian (lewat agen, langganan, beli sendiri), dan (5) pelaksanaan pembelian. 
          c. Alokasi Dana Laboratorium
            Bagi sekolah Negeri, sumber dana sekolah dibagi menjadi dua, yaitu dana dari Pemerintah yang umumnya berupa dana rutin (biaya operasional dan perawatan fasilitas) dan dana dari masyarakat yang dapat berasal dari orang tua peserta didik maupun sumbangan masyarakat luas/dunia usaha.

      2.  Pengorganisasian (organizing)

Pengorganisasian mempermudah manajer dalam melakukan pengawasan dan menentukan orang yang dibutuhkan untuk melaksanakan tugas-tugas yang telah dibagi-bagi tersebut. Pengorganisasian dapat dilakukan dengan cara menentukan tugas apa yang harus dikerjakan, siapa yang harus mengerjakannya, bagaimana tugas-tugas tersebut dikelompokkan, siapa yang bertanggung jawab atas tugas tersebut, pada tingkatan mana keputusan harus diambil.
Setelah program-program disusun dan ditetapkan, perlu dibentuk organisasi yang akan melaksanakan program-program. Oleh karena itu, manajemen personal harus membentuk organisasi dengan cara merancang struktur yang menggambarkan hubungan antar tugas-tugas, antara pegawai, dan antar-antar factor fisik.
Fungsi pengorganisasian sebagai mencipatakan sebuah organisasi yang dinamis. Secara historis, pengorganisasian meliputi menciptakan sebuah bagan organisasi dengan mengidentifikasi fungsi-fungsi bisnis, membangun hubungan-hubungan pelaporan, dan memiliki departemen personalia yang mengurus rencana-rencana, program-program dan kertas kerja.

3.Pengendalian (Controlling)

Pengawasan adalah salah satu fungsi manajemen yang berupa mengadakan penilaian, bila perlu mengadakan koreksi sehingga apa yang dilakukan dapat terarah r dengan maksud tujuan yang telah digariskan semula. Pengawasan juga berfungsi untuk memantau aktivitas untuk memastikan aktivitas tersebut diselesaikan seperti yang telah direncanakan dan membetulkan penyimpangan-penyimpangan yang signifikan. Kegiatan-kegiatan yang yang biasa dilakukan dalam proses pengendalian berupa observasi terhadap kegiatan-kegiatan dengan perencanaan. Disamping itu, juga melakukan koreksi-koreksi terhadap penyimpangan yang terjadi selama rencana sedang dijalankan. Berarti para manajer berusaha agar perusahaan bergerak kearah tujuannya.

Pengawasan merupakan fungsi manajemen untuk memantau kinerja dan mengimplementasikan perubahan-perubahan yang diperlukan. Melakukan pemantauan adalah aspek penting dari pengendalian. Kegagalan-kegagalan pengawasan dapat muncul dalam berbagai bentuk. Fungsi pengawasan memastikan agar tujuan-tujuan dapat dicapai. Fungsi ini bertanya dan menjawab pertanyaan. Fungsi ini melakukan penyesuaian-penyesuaian jika diperlukan. Organisasi-organisasi yang berhasil, baik besar maupun kecil, memberikan perhatian yang cermat pada fungsi pengawasan.

C.   Perangkat-perangkat Manajemen Laboratorium
Untuk mengelola Laboratorium yang baik kita harus mengenal perangkat-perangkat apa yang harus dikelola. Perangkat-perangkat manajemen lab adalah :
1.      Tata ruang (lab lay out)
2.      Alat yang baik dan terkalibrasi
3.      Infrastruktur
4.      Administrasi
5.      Inventory & Security
6.      Safety Use
7.      Organisasi
8.      Budget-fasilities
9.      Disiplin yang tinggi
10.  Skill (Keterampilan)
11.  Peraturan Dasar
12.  Penanganan masalah Umum
13.  Jenis-jenis pekerjaan.
 Dari penjelasan diatas terdapat pertanyaan sebagai berikut:
1.       Laboratorium sekolah merupakan tempat peserta didik mengembangkan ilmunya terutama dalam bidang sains, akan tetapi pada umumnya banyak terkendala baik dari sarana dan prasarana. Bagaimana mengurangi dampak tersebut?
2.       Apakah pengawasan lab disekolah anda sudah terlaksana dengan baik? Jika sudah sebutkan dalam bentuk apa?
Bagaimana tindakan pengawas lab jika lab yang dikelola banyak terdapat kekurangan, yang kita ketahui lab disekolah tidak berja

14 komentar:

  1. Menanggapi pertanyaan nomor 3. Sebagai pengawas lab, perlu melakukan koordinasi dengan kepala lab dan pihak terkait agar selanjutnya kekurangan tersebut mampu dibenahi dan fungsi laboratorium bisa dimaksimalkan sesuai fungsinya. Terima kasih

    BalasHapus
  2. Menanggapi soal no 2.
    Karena berhubung belum mengajar, tetapi pengalaman pada saat PPL di temukan bahwa pada sekolah tersebut untuk pengawasan lab nya tidak terlaksana dg baik, dan bahkan lab tersebut jarang digunakan dan di fungsikan

    BalasHapus
  3. Assalanualaikum wr.wb
    Menanggapi pertanyaan no 2.
    Disekolah tempat saya pernah mengajar dulu..untuk laboratoriumnya hanya dipakai sekali sebulan untuk pratikum.alat dan bahan pun masih minim sekali, untuk pengawasan lab nya hanya oleh guru mata pelajaran yang bersangkutan hanya pas pratikum saja.pangawasan lab kurang karena lab jarang digunakan.
    Terima kasih

    BalasHapus
  4. saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 2 Apakah pengawasan lab disekolah anda sudah terlaksana dengan baik? Jika sudah sebutkan dalam bentuk apa?
    belum, karna laboratorium tersebut jarang sekali digunakan.terimakasih ^_^

    BalasHapus
  5. Menanggapi pertanyaan no 1 yaitu Laboratorium sekolah merupakan tempat peserta didik mengembangkan ilmunya terutama dalam bidang sains, akan tetapi pada umumnya banyak terkendala baik dari sarana dan prasarana. Bagaimana mengurangi dampak tersebut? solusi untuk masalah sarana dan prasarana bisa dengan mengganti metode eksperimen dengan metode demonstrasi sehingga siswa bisa praktikum di dalam kelas dengan menggunakan prinsip peragaan dan percontohan terhadap suatu teknik atau cara kerja suatu proses. Namun disamping itu, pihak kepala sekolah dan kepala lab mencari bantuan ke pihak dinas untuk melakukan perehaban dan perawatan tentang saranan dan prasarana laboratorium. Untuk guru dan laboran memberikan pelatihan terhadap teknik-teknik dasar laboratorium dan teknik mengelola
    laboratorium yang baik dan benar, serta menumbuhkan motivasi guru dalam melakukan kegiatan praktikum dengan memberikan pembekalan praktikum- praktikum yang sifatnya sederhana namun menarik.

    BalasHapus
  6. Apakah pengawasan lab disekolah anda sudah terlaksana dengan baik? Jika sudah sebutkan dalam bentuk apa?
    belum terlaksana dengan baik, karena masih banyak alat-alat lab yang masih kurang.

    BalasHapus
  7. Menanggapi pertanyaan no 1.
    Tugas Pemerintah untuk memberikan menyediakan sarana prasarana sekolah yang lengkap menjadi sangat berat. Dalam kondisi yang demikian, maka sudah sewajarnya kita tidak berpikir untuk selalu mengharapkan penyediaan dari Pemerintah bila ingin memajukan siswa kita, tetapi lebih berpikir bagaimana dengan kondisi yang serba sederhana dan cenderung terbatas sarana prasarana ini kita dapat menyikapi dengan bijak. Apapun fasilitas, sarana / prasarana laboratorium yang dimiliki sekolah kita harus disyukuri dan dijaga dengan baik melalui manajemen laboratorium yang benar dan baik. kita dapat mengakali kegiatan pembelajaran dengan fasilitas laboratorium yang terbatas dengan kita sebagai guru dapat kreatif memanfaatkan kondisi yang sedemikian rupa dengan alat-alat yang sederhanan tetapi dapat bermanfaat dalam menjalankan kegiatan praktikum.

    BalasHapus
  8. Mennaggapi pertanyaan nomor satu yaitu Laboratorium sekolah merupakan tempat peserta didik mengembangkan ilmunya terutama dalam bidang sains, akan tetapi pada umumnya banyak terkendala baik dari sarana dan prasarana. Bagaimana mengurangi dampak tersebut?
    Untuk mengurangi dampak, seorang guru harus memberikan inovasi pembelajaran melalui pembelajaran berbasis Lingkungan sekolah dan dapat pula disandingkan dengan Pendekatan Sainstifik atau Pendekatan Ilmiah untuk memberikan wawasan melalui alam, atau hal lain yang ditawarkan pada Kurikulum 2013 yang di sandarkan pada Pembelajaran berbasis Laboratorium.

    Salam
    Agung Laksono

    BalasHapus
  9. Menanggapi pertanyaan nomor 1, jika sarana dan prasarana yg terkendala maka dari pihal sekolah dapat mengajukan permohonaan pengadaan ataupun bantuan alat2 labor kepada dinas terkait, krn sangat sulit melaksanakan kegiatan praktikum tanpa alat, contohnya tidak ada mikroskop dilaboratorium maka susah menjelaskan bntuk2 sel maupun bakteri hanya dengan meminta siswa menghayakan saya tanpa mengalami lansung

    BalasHapus
  10. Menanggapi pertanyaan terakhir Bagaimana tindakan pengawas lab jika lab yang dikelola banyak terdapat kekurangan, yang kita ketahui lab disekolah tidak berja? Jika saya menjadi pengawas,maka saya akan berkoordinasi terlebih dahulu dgn org2 yg bersangkutan dgn lab seperti kepala lab dan laboran. Ketegasan diperlukan agar kekurangan trsebut akan diperbaiki dikemudian hari.harus diketahui apa penyebabnya terlebih dahulu, jika tidak ada alat maka ajukan pengadaan alat, jika tidak terampil maka ikutlah pengajaran seminar laboratorium..terimakasih

    BalasHapus
  11. menaggapi pertanyaan no.1 mengenai Laboratorium sekolah merupakan tempat peserta didik mengembangkan ilmunya terutama dalam bidang sains, akan tetapi pada umumnya banyak terkendala baik dari sarana dan prasarana. Bagaimana mengurangi dampak tersebut?

    - untuk mengembangkan ilmu, peserta didik bisa belajar dari mana saja, keterbatasan sarana prasarana jangan dijadikan suatu kendala. guru yang mendampingi siswa harus kreatif dalam pembelajarannya, guru bisa memanfaatkan keadaan sekitar dalam membuat suatu alat percobaan sederhana untuk menunjang pembelajaran sains.
    jika suatu lab masing kurang sarana dan prasarana nya, sekolah tsb bisa membuat permohonan pengadaan alat dan bahan pada dinas terkait.

    BalasHapus
  12. Bagaimana tindakan pengawas lab jika lab yang dikelola banyak terdapat kekurangan, yang kita ketahui lab disekolah tidak berja.
    hal pertama harus dilakukan adalah mengetahui alasannya mengapa, kemudian diberikan saran agar kesalahan tersebut tidak terulang lagi.

    BalasHapus
  13. Saya akan mencoba menjawab pertanyaan no 3, yaitu Bagaimana tindakan pengawas lab jika lab yang dikelola banyak terdapat kekurangan, yang kita ketahui lab disekolah tidak berjalan? Biasanya pengawas akan memberikan masukan yang bermamfaat untuk laboratorium tersebut dan memberikan arahan solusi apa yang harus dilakukan

    BalasHapus
  14. Sports Betting - Mapyro
    Bet ventureberg.com/ the moneyline from 1:25 PM worrione.com to https://febcasino.com/review/merit-casino/ 11:00 PM. See more. https://septcasino.com/review/merit-casino/ MapYO Sportsbook features live odds, live streaming, 메이피로출장마사지 and detailed information.

    BalasHapus